Hallo guys...wah malam jum'at nih guys.Hiiiii ceyemmmm.hakhakhakahak....Kali ini gue bakalan ngePOST Fanfiction atau Cerpen yang sedikit HOROR namun sedikit GEJE juga sih.hahaha.Maklum lah penulisnya ini agak GEJE gitu deh.Tapi masih waras kok.haha.Oke gag usah lama-lama dan delay-delay.Lansung aja yuk kita cussss baca nih cerpen.*Kalau Ada yang bersedia baca sih*.hahaha.Yuk ah Let's Go !!!.
#FRIESKAgetSILAUANMisterius
Hujan rintik-rintik turun dengan pasti dari langit sore menjelang malam.Tetesan demi tetesan semakin lama semakin pasti membasahi bumi dengan air suci.Suara petir dan kilat menampakan kemampuannya kepada dunia.Semilir angin menyemarakkan diantaranya.Lalu lalang kendaraan pun terasa bernotasi dengan nadanya.Di pandanginya langit gelap penuh awan hitam itu dengan seksama.Gadis manis berlesung pipit itu terdiam penuh makna.Gadis itu adalah FRIESKA,sang putri dari bandung yang penuh dengan pesona.#Eaaa. *Seeetttdah kata-kata udah serius eh ada EAA EAA nya sagala*.
Frieska berdiri tegap di samping jedela kaca,Tiba-tiba ada sebuah silauan yang baru saja melewati depan matanya."Hah apa itu....".Kata Frieska Yang dengan segera memalingkan pandangannya itu ke arah silauan yang baru saja melewati dua bola matanya.Namun aneh,silauan itu kini tak lagi ada di hadapannya.Seakan pergi begitu saja memakai Pintu Kemana saja milik doraemon.#Nahlo.
"Hmmm... Mungkin itu hanya halusinasi gue yang mulai lelah ini".Frieska pun segera berlalu dari tempatnya berdiri saat itu.
"AAAAAAA...............".Frieska berteriak begitu kencangnya saat ia membalikkan badannya dan melihat sesok makluk di hadapannya.Keringat dingin keluar dari dahinya dan mulutnya ternganga dengan diameter nya.
"Issssshhhh....LOE nih ya ngaggetin aja jadi orang.Ngapain berdiri tiba-tiba depan gue ?"
"Siapa yang tiba-tiba berdiri di depan loe sih fries.Orang dari tadi gue emang berdiri di belakang loe kok.Elo nya aja yang terlalu serius merhatiin gerimis sampek gag sadar ada gue berdiri dari tadi disini".Kata Dhike membela.Rupanya MAHKLUK yang membuat Frieska berteriak lebar tadi adalah tak lain tak bukan adalah Dhike.Malam ini memang Frieska berencana untuk menginap di rumah dhike.Karena ada suatu hal yang harus ia selesaikan bersama dhike.Mereka berdua pun kini beranjak ke ruang santai.
"Key gue punya DVD baru loh.Setel yukkk".Ucap Frieska sambil mengambil sesuatu dari tas miliknya.
"Boleh tuh.Emangnya loe punya film baru apaan ?".Tanya dhike
"Ini film Horor nih.Judul filmnya KESUCIAN HATI SEORANG KUNTI....(?)".Terang Frieska memakai suara HOROR.
"eeee Fries,itu Film horor apa romantic ya.Masak judulnya kayak begitoh".Protes Dhike.
"Yeeee ini serem.Horor banget.Gue baca sinopsis nya aja sampek bulu kuduk gue berdiri tau gag sih loh".
"Seriusan lo.Tapi fries,kalo beneran film horor apa iya beneran mau setel nih.Kan serem fries.Cuacanya aja udah horor kayak begini.Rumah sepi.Masak iya filmnya kayak begitu.Kenapa gag setel film india aja sih".
"wah ketularan depi lu ya india india an muluk.Gue gag bawa DVD film india.Gue bawanya yang ini.Udah setel yang ini aja deh.Dari pada lu setelin Tv soal gosip perceraian muluk.Gag pusing apa lo".tandas Frieska maksa.
"Iyaudah deh setel aja sana.Gue nurut aja sama elo.Tapi awas aja kalo sampek entar terjadi kenapa-kenapa".
"Kenapa-kenapa gimana maksud loh ".
"Ya kenapa-kenapa lah.Kenapa muda kali".
"Ish..."
Akhirnya mereka berdua pun segera menghidupkan televisi.Kini sore telah berganti menjadi petang dan Gerimis beralih menjadi HUJAN yang besar.Tiba-tiba saat DVD mulai di masukkan terdengarlah bunyi bel dari pintu luar.Mereka berdua pun saling berhadapan.Mereka beranjak dari tempat mereka.Berjalan beriringan menuju pintu depan.Layaknya film horor yang mencekam.Mereka melangkah sejengkal demi jengkal.Perlahan tapi pasti.Langkah itu telah menghantarkan mereka kedepan pintu.Tangan itu kini telah sampailah di ganggang pintu dan siap membukanya.Saat pintu di bukak.
"LAMAAAA AMAT SIH BUKAIN PINTUNYA HAH !!!!".Duaaarrrrrrrr suara itu menggemparkan denyut jantung Frieska Dan Dhike hingga sampai ke ubun-ubun.
"Dari tadi kemana aja hah gag buka-bukain pintu.Di luar tuh lagi ujan gede tauk.Pasti keasikan nonton DVD deh nih lansung pada gag denger dunia nyata ada yang ngetuk pintu berkali-kali.Dingin tauk".Rupanya yang diluar tadi adalah Teh melody.Seketika kata perkata itu keluar dengan derasnya.Dan kedua gadis itu pun hanya menutup mata.
"Ngapain kalian merem kayak gitu.Tutup tuh pintunya.Di luar lagi ujan gede banget tauk".
"Teteh ngapain nyamperin kesini.Bukannya kata teteh mau dirumah aja buat istirahat.Kok malah nyamperin kesini sih ?".Tanya Frieska heran.
"Teteh berubah fikiran setelah lihat kondisi cuaca kayak begini.Takutnya entar kalau tiba-tiba lampu padam kan kasihan kalian cuma berdua.Apalagi kalian berdua kan pada penakut".
"Yeeee enak aja penakut.Dhike tuh yang penakut.Kalo aku mah sorry ya".
"Ihhh apaan si luh fries.Gue mah pemberani.Hanya pada saat tertentu aja takutnya".
"HUUUU NGELES aja kek ojek".LAKSANI SISTER kompak bersuara.
Mereka pun segera menuju ruang santai.Karena mereka baru tersadar akan hal yang tadi akan mereka lakukan yaitu menonton FILM.Tak terasa film sudah berjalan 10 menit.Mereka bertiga pun duduk dengan serius.Mata mereka terfocus ke arah layar datar tersebut.Sesekali mereka menutup telinga dan mata mereka. Mulut mereka ternganga dengan apa yang mereka saksikan.Sesekali air mata itu menetes lembut di pipi mereka.dan berkali-kali bunyi "AAAAAAA" keluar dari mulut mereka tanda mereka menghayati sekali film yang sedang berjalan tersebut."Wusssshhhhhhhhh....".Frieska memalingkan wajahnya ke arah samping jendela.
"Silauan itu lagi.Apa yang gue lihat baru saja ....." .Gumam frieska dalam hati dengan memasang wajah yang begitu serius melihat arah dari silauan tadi.Namun lagi-lagi silauan itu sirna begitu saja.Bulu kuduk frieska seakan serempak berdiri tegap seperti saat mengikuti upacara bendera.Dhike yang menyadari Frieska bersikap aneh pun ikut-ikutan melihat kearah frieska menatap.
"Fries,,,,loe liatin apaan sih.Ahh jangan bikin gue parno deh lo.Ada setan ya fries.Ihhh jangan dong jangan ada.Gue gag suka nih jadinya".Ucap Dhike yang mulai perno.
"Ihhh apaan sih lu key,Setan apaan sih.Jangan ngomong yang buakn-bukan deh".Kata teh melody.
"Iya nih ah jangan ngomong yang aneh-aneh.Gag ada setan kok.Cuma tadi gue lihat sesuatu aja yang aneh di luar sana.Di depan jendela kaca itu tuh".Kata Frieska.
"Hah sesuatu aneh apaan maksud loe hah ?.Jangan ngarang deh lo fries.Jangan ngerjain gue napa ".
"Ihhh GeER banget loe neng.Ngapain gue ngerjain loe.Emangnya hari ini loe ulang tahun apa ?".
"Ya kagak sih.Jangan-jangan si mbak kunti yang barusan kita tonton main kesini lagi fries ...".Ucap dhike sambil memegang lengan Frieska kuat-kuat.
"Aelah emangnya si mbak kunti mau makek apa kesini hah.BBM lagi naik tau gag sih (?)".
"Apa hubungannya sih fries BBM sama Mbak Kunti ?".
DUOOORRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR...PYARRRRRR.......................................
"AAAAAAAAAAAAAAAAA.....................Suara apaan tuh suara apaan.Ih ih ih gag lucu gag lucu nih gag lucu".Kata dhike gugup takut ngeri menjadi satu.
"AAAAAAAAAAA.........astagfirulla astagfirullah itu bunyi apaan.Dari mana tuh bunyi".Kata teteh ikut panik.
"AAAAAAAAAAAAA.........auk auk auk".Ucap Frieska.
"Wusssshhhhhhhh wushhhh wushhhhhh".silauan itu kembali di saksikan oleh Frieska.Kini bukan hanya sekelebatan.Kini silauan itu dilihatnya bolak balik menyusuri kelopak matanya."Apa sih silauan itu.Kenapa silauan itu semakin sering menampakkan diri setelah datangnya bunyi tadi...???".Gumam Frieska dalam hati yang semakin bertanya-tanya.
"ih ih silauan apaan tuh barusan lewat depan jendela...???".Kata dhike.
"Key loe lihat silauan itu juga.Beneran loe lihat ?".Tanya frieska.
"Iya fries gue lihat silauan lewat depan jendela.Tapi silauannya cuma lewat sekejap trus ilang..."
"Itu dia sesuatu yang gue lihat dari tadi key ".
"Kalian ngomong apaan sih.Silauan apaan yang kalian berdua maksud ?"
"Silauan teh sialauan".ucap mereka berdua.Suasana semakin terasa Horor.
"Jangan sampek habis ini lampu padam deh nih ".Ucap Dhike sambil memandangi arah lampu.
DAMN !!!!!!.(Listrik MATI).
"Tuhhh kan baru aja gue bilang jangan sampek lampu padam.Eh lansung padam aja nih lampu.Sensistif banget sih ah".
"Duh kok jadi HOROR parah gini sih jadinya rumah loe key ".Kata teteh.
"Tau nih ah.Gara-gara Film lu nih fries".
"Loh kok film gue disalahin.Rumah loe aja nih yang bermasalah".
"Udah deh gag usah debat.Cari lilin aja sana key biar ada cahaya nya nih..."Dengan suasana yang begitu gelapnya.Namun tak ada balasan suara dari Dhike.
"Key ambil lilin sana key.Kok malah gag di sautin sih ?.Kenapa ?.Takut ?.Yaudah kalo takut sini gue anterin sama frieska juga.Kita bertiga cari lilin bareng-bareng".Kata teteh.Namun tetap saja tak ada sahutan dari dhike.
"Teteh dhike kemana nih.Dhike ngilang ya ?.Key dhike loe kemana key.Jangan bercanda deh lu ?.Lu pingsan ya ?".Ucap frieska .
"Dhike ih jangan becanda aja atuh.Kemana sih lu key ?".Dalam gelap Laksani Sister bertanya-tanya KEMANAKAH DHIKE (?).
"DHIKE ILANG !!!!!!!!!".Ucap LAKSANI SISTER serentak.Dhike tiba-tiba saja menghilang di antara gelap itu.Suasana pun semakin mencekam dengan hilangnya seorang DHIKE.
"Teh frieska takut nih teh ?.Dhike kemana teh dhike ?.Kok tiba-tiba ilang gini sih ".Tanya frieska kepada teteh sambil mencari letak berdirinya teteh.
"Iya fries teteh juga bingung nih.Dhike kok tiba-tiba ilang yah.Kita cari aja si dhike yah.Mungkin aja dia udah cari lilin duluan.Yuk fries...".Ajak teteh sembari merangkul frieska dan mereka pun menyusuri rumah dhike yang kini begitu gelapnya karena lampu padam."Dhike dhikeeee key loe dimana key.Dhikeee dhikeeee.....".
"Keyyy...elu dimana sih keyyyy.Jangan ngilang dong key.Kalo elo gag ada gue nanti pulang kebandung buat kuliah sama siapa dong key ?"...Ucap frieska sambil sesenggukan meneteskan air mata dengan sangat erat memegang lengan teteh.Tiba-tiba..............................
"AAAAAAAAAAAA teh teh itu silauan itu teh.Loh Loh silauan itu kok sekarang ada di atas.Hah itu itu itu apaaaa teh aaaaa Ku Ku Kuntiiiii.........".Frieska tersentak kaget gag karuan saat melihat silauan itu sekarang tetap berapa di tempatnya tanpa menghilang lagi dan kini di bawah oleh sesosok perempuan.
"Haaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh astagfirullah astagfirulla ya allah ya allah.AAAAAAAAAAA.Kunti itu beneran.Hah jadi beneran hah.AAAAAAAAAAAAA".Teriak teteh mulai gag karu karuan melihat arah jendela yang pemandangannya tidak mengenakkan itu.
Bayangan itu tiba-tiba berlalu.Namun tiba-tiba lampu berkedap kedip layaknya beneran FILM horor.Kini suasana benar-benar HOROR PARAH !!!.Laksani sister pun masih berteriak-teriak di tempatnya sambil membaca ayat-ayat suci untuk menyingkirkan makhluk itu.Lampu semakin lama semakin cepat berkedap kedip.
"Teh ayuk keluar aja teh ayokkkk....".Teriak frieska sambil menarik keras tangan teteh lalu berlari menuju pintu keluar ."Bukak teh bukak pintunya buruan teh buruan...".Seru frieska menyuruh teteh untuk segera membuka pintu yang tiba-tiba susah di bukak."Iaaa sabar fries ah".Ucap teteh di tengah kondisi cuaca yang sangat menegangkan.Saat pintu terbuka tiba tiba makhluk itu di hadapan mereka berdua.Mereka terpeleset karena saking kagetnya dan tersungkur di atas reruputan taman depan pintu keluar tersebut.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..........".
"Teteh ih kenapa teriak teriakan atuh.Ini juga loe fries.Teriak-teriakan aja.Ngapain gag bukain pintu dari tadi sih ah.Dingin tauk".
"DHIKE !!!".Ucap Laksani Sister.
"Iye ini gue.Dari tadi yang di jendela itu gue.Eh kalian pada lari-larian kayak di film horor aja",
"Elo kok tiba-tiba ilang sih.Trus kok elo bisa tiba-tiba di luar ?.Kenapa gag lansung masuk aja sih".Kata teteh dengan nada tinggi dan ngos-ngosan suaranya.Dan dhike pun hanya diam tanpa kata.
Dhike pun merai saklar dan menyalakan Lampu.
"Loh kok nyala.Jadi dari tadi tuh kerjaan elo key ?".Tanya frieska sambil mentoel telinga dhike.
"Aduh.ih apaan sih loe fries.Enggak bukan karena gue lah lampu mati.Tapi karena konslet tuh.Gue tau kalau konslet pas tadi gue keluar.Gue pas lampu mati tadi tiba-tiba kesadar kalo kucing gue si MEONG ketinggalan di luar.Makanya gue lansung keluar.Trus pas mau masuk kedalem.eh pintunya kagak bisa kebukak.Ya gue fikir kalian yang ngunci supaya air gag masuk ke dalem.Mau masuk lewat pintu belakang eh kekunci juga,Yaudah gue berdiri depan jendela.Eh gag kalian gubris.Yaudah gue mainin aja lampunya dari saklar .gue idupin gue matiin.Tujuannya sih buat kode gitu.Tapi kalian malah ketakutan."
"Trus kalo loe tau nih lampu konslet napa gag lansung aja loe nyalain hah ".Protes teteh.
"Hehehe ya maap gue khilaf.hehe".
"Trus bunyi keras sama kilauan tadi apaan dong....?"
"Lah itu dia.Kilauan tadi yang bikin gue sadar kalo kucing gue ketinggalan di luar.Itu silauan matanya kucing gue pas lagi malem.Trus kalo bunyi duar tadi tuh.Guci yang di depan di jatuhin sama si MEONG".
"OOOO GITU yah.SYUKURLAH. bukan mbak kunti.Gue kirain si dia main kerumah loh ini.Alhamdulillah ya".Ucap LAKSANI SISTER serentak kembali.
"Sejak kapan loe melihara kucing..".Tanya Frieska.
"Sejak seminggu yang lalu".
"oHHH ya ya ya".Kata frieska
"Eh guys.Nasib GUCI gue yang di jatuhin MEONG gue gimana nih.Itu guci nya kakak gue soalnya.Bisa di amuk nih gue".Ucap dhike.
"Minta ganti aja sama MEONG loe (?)".Ucap LAKSANI SISTER kompakan.
SEKIAN.
Ketakutan sesungguhnya tercipta dari imajinasi berlebih manusia itu sendiri.Ketakutan adalah sikap yang terlalu melibatkan hati,imajinasi,dan naluri yang terbebani dengan negatif Thingking manusia.Ketakutan itu tak merugikan apabila di barengi dengan keberanian disisinya.Namun bila ketakutan itu dibiarkan berlebih maka kelemahan akan membayang-bayang setiap malam.Tetaplah menjaga hati dan fikiran.Hihihihihiiihihi.
Nah udahan nih cerpen Alias Fanfiction kali ini.Horor gag nih ?.Emmm gag horor yah ?.
Yaaahhh padahal sih niatnya ini tuh cerpen horor.Tapi kalau menurut kalian ini gag horor sih gag papa.hahaha.Tapi gue yakin ini Cerpen GEJE yah ?.HAHhahaha,Maapkan KeGEJE an KeGEJEan yang tercipata didalamnya ya.Ampuni sang penulis ini.Maap-maap kalo ada kata-kata yang kurang dan typo-typo.makasih yah udah mau baca.Tetap jadi pembaca setia di blog ini yah.Sampai jumpa di POST POST berikutnya.bye bye.